Sabtu, 10 Oktober 2015

How to be Healthy



Sering kali karena kebiasaan sehari-hari, ataupun karena ketidaktahuan kita sehingga mengikuti apa yang diiklankan di layar kaca atau yang dipromosikan di brosur / selebaran.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang tampaknya "baik", namun ternyata tidak berakibat baik pada kesehatan kita.

1. Sabun Anti Bakteri dan Cairan Pembersih Tangan
Banyak orang mengira dengan menggunakan baik sabun anti bakteri ataupun dengan menggunakan cairan pembersih tangan dapat memberikan nilai plus atau perlindungan tambahan agar tidak terserang penyakit.

Fakta : Baik sabun ataupun cairan pembersih tangan memang membunuh bakteri, tapi tidak mempan membunuh virus, sedangkan virus adalah sumber penularan penyakit.

2. Deodoran
Hampir 80% orang perkotaan menggunakan deodoran sebagai ritual setelah mandi mereka. Hal ini tentunya untuk mencegah agar tubuh khususnya bagian ketiak tidak basah akibat keringat atau bahkan berbau tak sedap yang membuat sesorang tidak percaya diri berada disekitaran orang-orang.

Fakta : Deodoran dibuat dari sejumlah bahan kimia yang tidak baik bagi tubuh. Saat kita mengaplikasikam deodoran, tahukah kita bahwa bahan kimia yang terkandung didalam deodoran itu langsung terserap oleh kulit dan dapat masuk ke pembuluh darah kita? Beberapa studi bahkan mengatakan menggunakan deodoran dapat menyebabkan kanker payudara bahkan Alzheimer.

3. Kursi
Loh, kok kursi?
Bukan kursi yang menyebabkan penyakit untuk tubuh kita, tetapi duduk di kursi dalam waktu yang lama dalam sehari dapat memicu timbulnya sakit diabetes, sakit jantung, usus, dan lain-lain.
Sangat disarankan bagi orang-orang yang bekerja dikantor, jangan terlalu lama duduk tanpa ada aktivitas berdiri dan berjalan. Usahakanlah untuk berjalan setiap duduk 20 menit. Hal ini juga dapat membantu mengurangi timbulnya sakit pinggang akibat duduk kelamaan.

4. Blender
Blender adalah alat rumah tangga yang banyak digunakan untuk membuat minuman seperti jus ataupun bumbu dapur. Setelah dicuci, sekilas memang tampak seperti bersih dari bahan-bahan yang kita gunakan. Tapi ternyata, jika tidak benar-benar dicuci dengan bersih, blender kita mungkin menjadi sarang bakteri khususnya adalah pada karet di bagian bawah pisau blender.
Cara paling baik mencuci blender adalah dengan melepas masing-masing bagian yang dapat dilepas, bagian tutup, bagian badan, karet, dan bagian bawah dimana pisau blender melekat. Setelah dicuci, dilap agar kering atau dibiarkan mengering sampai benar-benar kering baru digabungkan kembali dan disimpan.

5. Cotton Bud
Alat pembersih telinga yang terbuat dari kapas ini termasuk sangat sering digunakan oleh masyarakat kita. Namun ternyata penggunaan cotton bud ini dapat merusak gendang telinga dan menyebabkan ketulian. Jika tidak terlalu terpaksa, sangat tidak disarankan untuk menggunakan cotton bud.

Ternyata, banyak hal yang tidak perlu kita lakukan untuk menjadi sehat. Tubuh kita didesign sedemikian rupa dengan fungsi dan kegunaannya masing-masing. Jangan jadi korban iklan dan malah mengundang penyakit.

Xoxo,
Twinkie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar